Site Overlay

Lunpia Cik Me Me Sebagai Ikon Kuliner Kota Semarang

Kota Semarang yang identik dengan “Kota Lunpia” telah menjadi destinasi wisata yang banyak diminati turis lokal maupun luar negeri. Bicara soal lunpia, makanan ini pertama kali diciptakan oleh pasangan suami istri Tjoa Thay Joe dan mbok Wasi sejak tahun 1870. Tahun 1930, diteruskan generasi kedua lunpia Semarang, Tjoa Po Nio. Kemudian oleh generasi ketiga pada tahun 1960 yang menjadi cikal bakal Lunpia Pemuda, Lunpia Gang Lombok dan Lunpia Mataram. Tahun 1980, generasi keempat diteruskan oleh Tan Yok Tjay yang merupakan ayah dari Cik Meme.Sehingga jika diurutkan, Lunpia Cik Me Me merupakan generasi ketiga Lunpia Mataram dan generasi kelima Lunpia Semarang.

Bagi sebagian orang, lunpia adalah panganan yang mereka hindari karena memiliki bau cukup menyengat, yaitu berasal dari rebung sebagai komponen utama lunpia. Namun hal ini tidak akan kalian jumpai di Lunpia Cik Me Me karena rebung yang digunakan adalah rebung pilihan dan pengolahannya membutuhkan waktu yang sangat lama untuk mengurangi bau dan rasa yang mengganggu. Selain itu Lunpia Cik Me Me menyediakan banyak varian rasa lunpia, dari Lunpia Plain dan Lunpia Original sampai lunpia dengan menu spesial seperti : Crab, Fish Kakap, Raja Nusantara (Rasa Jamur Nusantara) dan Kajamu (Kambing Jantan Muda). Dan tidak ketinggalan, inovasi terbarunya yaitu Keripik Lunpia yang hadir dalam dua varian rasa, Original dan Original Pedas.

Copyright © 2019 Lunpia Cik Meme. All Rights Reserved. | Catch Foodmania by Catch Themes